Floresaktual.com, SEMARANG — Nama Anjasmara Prasetya dikenal luas di dunia hiburan Indonesia sejak tahun 1990-an. Mengawali karier sebagai model, popularitasnya semakin melambung saat membintangi berbagai sinetron dan film, termasuk memerankan tokoh Cecep dalam sinetron Si Cecep (2004).
Namun, di usia yang kini menginjak 50 tahun, pria kelahiran Blitar, Jawa Timur tersebut lebih dikenal sebagai instruktur yoga profesional. Selain aktif membagikan kelas yoga di sosial media, Asjasmara juga sering memimpin kegiatan yoga massal yang diikuti ribuan orang.
Kepiawaian Anjasmara sebagai instruktur yoga terlihat saat ia berdiri di panggung peringatan International Day of Yoga 2026 di Kampus 2 Unwahas Semarang. Asjasmara memimpin sesi serta mengedukasi setiap gerakan yoga dihadapan 2.000 peserta, pada Sabtu (20/6/2026) pagi.
Cerita Awal Ketertarikan pada Yoga
Tak banyak yang tahu, perjalanan Anjasmara menekuni yoga bermula dari masa sulit dalam hidupnya. Gemerlap dunia hiburan yang telah membesarkan namanya justru sempat membuatnya dilanda stres dan merasakan kekosongan batin.
“Saya mengenal yoga gara-gara stres. Waktu itu saya merasakan ada sebuah kekosongan dalam hati dan pikiran saya. Saya perlu sebuah cara yang bisa membuat hidup saya menjadi lebih baik dan bisa memanajemen stres,” ujar Asjasmara kepada Espos, Sabtu.
Awalnya, untuk meredakan stres, Asjasmara memilih untuk menepi dan belajar editasi. Akan tetapi saat itu ia merasa belum menemukan metode yang benar-benar cocok untuk membantunya mendapatkan ketenangan yang dicari.
Pencariannya berlanjut hingga suatu hari ia membaca sejumlah buku tentang meditasi. Dari salah satu buku tersebut, Asjasmara mendapat jawaban untuk mempelajari yoga. Ia kemudian memulai latihan demi latihan hingga akhirnya jatuh cinta pada yoga.
“Saya akhirnya belajar yoga dan membuahkan hasil. Kualitas meditasi saya menjadi semakin baik, tubuh saya menjadi semakin sehat, pikiran saya jadi semakin tenang. Banyak manfaat yang saya dapatkan,” ungkap Anjasmara.
Menurut Anjasmara, masyarakat yang ingin mulai berlatih yoga tidak perlu merasa bingung dengan banyaknya aliran yang berkembang saat ini. Ia menyarankan siapa pun yang ingin belajar yoga untuk memulainya dari dasar seperti Hatha Yoga.
Selain itu, Anjasmara menilai yoga di Indonesia telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Jika dulu aktivitas ini kerap dipandang negatif oleh sebagian kalangan, namun seiring berjalannya waktu masyarakat mulai memahami manfaatnya bagi kesehatan mental dan membantu menjaga metabolisme tubuh.
“Yoga tidak mengenal batas usia. Bisa dilakukan siapa saja, tidak memandang gender maupun umur. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu,” tandas Anjasmara.

Leave a Reply