Bisnis.com, JAKARTA – Pembukaan Selat Hormuz setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara AS dengan Iran pada Jumat (17/4/2026) hanya berumur sehari. Iran kembali menutup Selat Hormuz untuk kapal komersial pada Sabtu (18/4/2026).
Iran juga memperingatkan setiap kapal yang mendekat akan menjadi sasaran. Diberitakan Bisnis.com yang melansir BBC, Minggu (19/4/2026), Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut blokade berkelanjutan oleh Amerika Serikat sebagai alasan utama penutupan kembali Selat Hormuz.
Pernyataan ini disampaikan sehari setelah Menteri Luar Negeri Iran mengumumkan pembukaan sementara jalur pelayaran penting itu. Selat Hormuz telah efektif diblokir oleh Iran selama hampir dua bulan, yang memicu lonjakan harga energi global.
Dalam pernyataan resmi pada Sabtu, Angkatan Laut IRGC memperingatkan tidak ada kapal yang boleh bergerak dari tempat berlabuhnya di Teluk Persia atau Laut Oman. IRGC menyebut sejumlah kapal sempat melintas di bawah pengawasan mereka sejak Jumat malam.
Namun, jalur kembali ditutup hingga AS menghentikan blokade terhadap pelabuhan Iran. “Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi target,” demikian pernyataan IRGC.
Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump, menyatakan blokade laut terhadap pelabuhan Iran akan terus berlanjut hingga tercapai kesepakatan damai antara kedua negara. Gencatan senjata selama dua pekan yang saat ini berlaku dijadwalkan berakhir pada 22 April 2026.
Pemerintah AS mengklaim telah memaksa 23 kapal untuk berbalik sejak mulai menegakkan blokade pada 13 April. Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata dan menegaskan pembukaan selat tidak akan dilanjutkan selama blokade masih berlangsung.
Terkait negosiasi untuk mengakhiri konflik, SNSC menyatakan proposal baru telah diajukan oleh AS dan saat ini sedang ditinjau serta belum ditanggapi. Perundingan damai sebelumnya yang digelar awal bulan ini berakhir tanpa kesepakatan.
“Kami memiliki pembicaraan yang sangat baik. Semuanya berjalan sangat baik,” ujar Trump pada Sabtu mengenai perkembangan negosiasi dengan Teheran. Di lapangan, sejumlah insiden keamanan maritim juga dilaporkan terjadi pada hari yang sama. UK Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebut dua kapal patroli Iran melepaskan tembakan ke arah sebuah tanker di selat tersebut.
Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Imbas AS Blokade Pelabuhan”.

Leave a Reply