Dua Remaja Ditemukan Meninggal Dunia di Jurang Plaosan Magetan

Dua Remaja Ditemukan Meninggal Dunia di Jurang Plaosan Magetan
Petugas gabungan saat mengevakuasi dua remaja yang ditemukan meninggal di jurang jalan raya penghubung Plaosan - Poncol, masuk Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Sabtu (17/10/2026) malam. (Dok. Polsek Plaosan)

Floresaktual.com, MAGETAN – Warga Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan meninggalnya dua remaja di jurang jalan penghubung Plaosan-Poncol, Sabtu (17/10/2026) malam. Belum diketahui penyebab kejadian ini, namun aparat kepolisian memastikan bukan korban tindak pidana.

Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, menyampaikan kronologi penemuan dua remaja tersebut bermula dari seorang warga Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, yang berkeliling guna mencari keponakannya yang tak kunjung pulang sejak siang hari. Saat mengecek lokasi kejadian, warga tersebut kaget melihat sepeda motor Honda Scoopy berpelat nomor AE 5109 NB di dasar jurang yang merupakan area persawahan.

Tak menunggu lama, Agus menjelaskan warga tersebut langsung turun guna memastikan kepemilikan sepeda motor yang ternyata telah mengalami kerusakan. Di samping sepeda motor, dua remaja telah tergeletak tidak bergerak dengan luka babras di sejumlah bagian tubuh.

“Laporan masuk sekitar 22.30 WIB, tim piket kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD guna mengangkat tubuh korban dan sepeda motor,” ujarnya, Minggu (18/10/2026).

Setelah berhasil diangkat petugas gabungan, Agus menjelaskan bahwa kedua korban bernama Deva Yogi Setiawan, 18, dan Sabian Ahktar Zamil, 19, warga Desa Janggan, Kecamatan Poncol.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban diduga mengalami kecelakaan tunggal setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pohon yang berada di pinggir jurang. Hal itu setelah petugas menemukan bekas goresan akibat tabrakan di sebuah pohon jati dekat lokasi kejadian.

Agus menyebut, hasil visum luar yang dilakukan petugas medis dari Puskemas Plaosan menunjukan kedua korban mengalami luka babras dan memar pada bagian wajah sehingga diduga kuat merupakan kecelakaan tunggal.

Di sisi lain, keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan langsung membawa pulang kedua korban untuk dimakamkan secara layak.

“Sebelumnya warga sudah menghubungi keluarga korban, kemudian kami memastikan identitas korban dan langsung dibawa pulang begitu proses olah TKP selesai dilakukan. Saat ini penyebab pasti masih dalam penyelidikan,” kata dia.

Leave a Reply