Kebakaran Lahan di Tol KM 442 Bawen, Lima Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahan di Tol KM 442 Bawen, Lima Mobil Damkar Dikerahkan
Petugas melakukan pemadaman lahan penghijauan di jalur Tokyo Semarang-Solo KM 441, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (1/9/2026). (Istimewa)

Floresaktual.com, UNGARAN — Kebakaran melanda lahan penghijauan di sekitar jalur Tol Semarang-Solo KM 442, tepatnya di Dusun Geneng, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (1/9/2026) siang. Api dengan cepat membesar setelah merambat dari rumput kering di tepi jalan tol.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Kondisi lahan yang kering, ditambah tumpukan sampah dan material bekas yang mudah terbakar, membuat kobaran api cepat menjalar ke bagian atas lahan penghijauan.

Kapolsek Bawen AKP Wiwid Wijayanti mengatakan petugas yang menerima informasi langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan.

“Kejadian diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan keterangan awal di lokasi, api bermula dari rumput kering yang berada di tepi jalur tol, kemudian merembet ke atas menuju lahan penghijauan,” ujar AKP Wiwid.

Menurutnya, api semakin membesar karena terdapat buangan sampah dan sejumlah material bekas di sekitar lokasi. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan pengelola tol Trans Marga Jateng (TMJ).

“Di lokasi juga terdapat buangan sampah dan material bekas yang menyebabkan api semakin besar. Karena itu kami langsung melakukan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan pihak TMJ,” jelasnya.

Lima Mobil Damkar Dikerahkan

Kobaran api kemudian merambat ke bagian atas lahan yang berada di kawasan milik TMJ. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Armada tersebut berasal dari Pos Terpadu Bawen, Pos Ambarawa, Bringin, dan Ungaran.

Selain petugas pemadam, Regu Siaga Bhayangkara Polres Semarang turut diterjunkan ke lokasi. Personel Polsek Bawen juga melakukan pengamanan sekaligus membantu koordinasi penanganan kebakaran.

Petugas gabungan memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk mencegah munculnya kembali titik api. Kondisi lahan yang dipenuhi rumput kering dan material mudah terbakar membuat proses pendinginan perlu dilakukan secara menyeluruh.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan tol agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol dan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok secara sembarangan. Dalam kondisi lingkungan yang kering, puntung rokok yang masih menyala dapat memicu terjadinya kebakaran,” tegas Kapolres.

Hingga Selasa sore, petugas gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.

Polisi bersama instansi terkait juga melakukan pemantauan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Leave a Reply