Dari Sragen, Estafet Tunas Kelapa Tiba dan Disambut Kwarcab Karanganyar

Dari Sragen, Estafet Tunas Kelapa Tiba dan Disambut Kwarcab Karanganyar
Bupati Sragen Sigit Pamungkas (kiri) menyerahkan Estafet Tunas Kelapa ke Ketua Kwarcab Karanganyar Kurniadi Maulato pada Selasa (1/9/2026). (Daerah/Indah Septiyaning Wardani)

Floresaktual.com, KARANGANYAR — Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sragen tiba di Kabupaten Karanganyar, Selasa (1/9/2026). Prosesi timbang terima estafet berlangsung di Lapangan Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyerahkan panji dan Tunas Kelapa kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karanganyar Kurniadi Maulato dalam upacara yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB-10.30 WIB.

Setelah serah terima, rombongan pembawa panji Tunas Kelapa Kwarcab Karanganyar melanjutkan perjalanan menuju etape berikutnya. Rombongan kemudian dijadwalkan menyerahkan estafet tersebut kepada Kwarcab Kota Surakarta pada hari yang sama.

Prosesi timbang terima di Lapangan Kaliwuluh berlangsung khidmat. Meski matahari cukup terik, peserta dan jajaran Pramuka tetap mengikuti upacara hingga selesai. Sepanjang perjalanan, rombongan ETK Karanganyar juga mendapat sambutan dari para pelajar.

Mereka berdiri di tepi jalan dan memberikan semangat kepada rombongan yang melintas membawa panji Tunas Kelapa. Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengatakan estafet Tunas Kelapa merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan secara berantai antarkwartir cabang.

“Estafet ini adalah satu rangkaian membawa misi kepramukaan yang dilakukan secara berantai dan titik akhir tujuannya di Purwokerto, Banyumas,” kata Sigit seusai prosesi serah terima.

Pesan Moral

Dia berharap seluruh rangkaian perjalanan dapat berjalan lancar hingga mencapai tujuan. Menurut Sigit, terdapat pesan moral  dalam pelaksanaan ETK, yakni pentingnya sinergi dan kerja kolektif untuk mencapai tujuan bersama.

“Untuk mencapai satu tujuan, kita harus saling bersinergi, satu dengan yang lain meneruskan estafet, kepemimpinan, estafet semangat sehingga kerja kolektif ini akan bisa mencapai tujuan,” ujarnya.

Selain sinergi, Sigit menyebut perjalanan estafet membutuhkan kedisiplinan, daya juang, serta kondisi fisik yang prima. “Perjalanan ini tidak mudah. Perlu kedisiplinan, daya juang, dan tentu kesehatan fisik yang harus dijaga,” katanya.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karanganyar, Kurniadi Maulato, mengatakan Karanganyar menerima estafet Tunas Kelapa dari Kwarcab Sragen sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka 2026.

Menurutnya, kegiatan ETK merupakan tradisi kepramukaan yang perlu dipertahankan sekaligus menjadi sarana membentuk karakter generasi muda. “Tujuan penyelenggaraan estafet Tunas Kelapa antara lain mempertahankan tradisi, kemudian membentuk generasi muda agar memiliki karakter disiplin, rela berkorban, cinta Tanah Air dan bangsa,” kata Kurniadi.

Selain itu, ETK dimanfaatkan untuk lebih mengenalkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat di Kabupaten Karanganyar. Kurniadi mengatakan rangkaian kegiatan di Karanganyar tidak hanya berupa perjalanan estafet. Sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan juga diselenggarakan di titik pemberangkatan dan penerimaan.

Lanjut Perjalanan ke Solo

Di antaranya kegiatan perkemahan di wilayah Kwartir Ranting Kebakkramat serta bakti sosial berupa cek kesehatan gratis dan pemberian santunan kepada 25 anak yatim. Santunan tersebut berupa perlengkapan sekolah, di antaranya seragam dan tas. “Tidak kalah penting adalah untuk memasyarakatkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Karanganyar melalui estafet Tunas Kelapa,” ujarnya.

Kurniadi mengatakan rombongan ETK Karanganyar terdiri atas sekitar 40 orang. Setelah menerima estafet dari Sragen, perjalanan dilanjutkan menuju etape II di wilayah Nangsri, Kebakkramat. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Kampus II Institut Seni Indonesia (ISI) Solo untuk prosesi timbang terima ETK Karanganyar-Kota Solo pada sore hari.

Berdasarkan rangkaian jadwal, prosesi timbang terima di Pertigaan Nangsri Kebakkramat dijadwalkan pukul 12.30 WIB-13.00 WIB. Setelah itu, serah terima dari Karanganyar kepada Kota Solo dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB-15.30 WIB di Kampus II ISI Solo di Mojosongo.

Estafet Tunas Kelapa tersebut selanjutnya diteruskan melalui jalur antarkabupaten/kota menuju Banyumas. Rangkaian ETK ditargetkan selesai sebelum puncak peringatan Hari Pramuka tingkat Kwarcab yang dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2026 di Banyumas.

Kegiatan Estafet Tunas Kelapa 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka sekaligus membawa pesan tentang kesinambungan semangat, kepemimpinan, kedisiplinan, dan kerja sama generasi muda dalam mencapai tujuan bersama.

Leave a Reply